Macet, sepertinya kata – kata itu sudah tidak asing lagi ditelinga kita, dan panjangnya kemacetan pun sudah tidak aneh lagi dimata kita, apalagi di Jakarta. Tapi tidak hanya di Jakarta, di kota – kota lainnya seperti Depok, Bogor dan lainnya pun sudah tertular yang namanya macet, bahkan jalanan yang ada di dalam komplek pun ikut tertular macet.
Banyaknya kendaraan yang ada di Indonesia itu menurut saya sudah melebihi batas. Hanya karena gengsi, jalan raya kita jadi penuh dan macet setiap harinya. Bayangkan saja, 1 rumah bisa memiliki 3 bahkan sampai 5 mobil. Untuk apa ??. Kan sudah ada yang namanya angkutan umum yang siap mengantar jemput kita. Tapi ini bukan sepenuhnya kesalahan yang mempunyai mobil atau kendaraan lainnya. Semuanya kembali pada diri masing – masing, ketidak sabaran kitalah yang membuat semuanya menjadi seperti ini. Disaat lampu merah menyala, yang harusnya kita berhenti, kita malah menerobos lampu merah tersebut. Sehingga kendaraan yang mendapat lampu hijau tidak mendapat giliran untuk berjalan. Mau sampai kapan kita seperti ini ??.
Banyaknya kendaraan yang ada di Indonesia itu menurut saya sudah melebihi batas. Hanya karena gengsi, jalan raya kita jadi penuh dan macet setiap harinya. Bayangkan saja, 1 rumah bisa memiliki 3 bahkan sampai 5 mobil. Untuk apa ??. Kan sudah ada yang namanya angkutan umum yang siap mengantar jemput kita. Tapi ini bukan sepenuhnya kesalahan yang mempunyai mobil atau kendaraan lainnya. Semuanya kembali pada diri masing – masing, ketidak sabaran kitalah yang membuat semuanya menjadi seperti ini. Disaat lampu merah menyala, yang harusnya kita berhenti, kita malah menerobos lampu merah tersebut. Sehingga kendaraan yang mendapat lampu hijau tidak mendapat giliran untuk berjalan. Mau sampai kapan kita seperti ini ??.